| Indonesia menyumbang limbah tekstil setiap tahunnya dan masyarakat di Indonesia paling sedikit membuang satu pakaian dalam satu tahun. Limbah tekstil seperti fast fashion banyak dipilih masyarakat Indonesia, meskipun menggunakan bahan berbahaya yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Sebagai solusi, perusahaan dapat menerapkan sustainable fashion dengan strategi green marketing. Salah satu perusahaan yang menerapkan strategi tersebut adalah SARE Studio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh green marketing terhadap purchase intention brand SARE Studio. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei menggunakan kusioner online kepada 100 responden dengan teknik puposive sampling. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif, yaitu analisis karakteristik responden, analisis variabel green markerting (X), analisis variabel purchase intention (Y), analisis mean score dan overall mean score, analisis uji asumsi, analisis korelasi sederhana, analisis regresi linear sederhana, dan analisis uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention sebesar 35,6%. |