Anda belum login :: 04 Feb 2026 00:56 WIB
Detail
BukuHubungan antara Stres dengan Gejala Somatik pada Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu
Bibliografi
Author: Hasvary, Shalica ; Maulina, Venie Viktoria Rondang (Advisor)
Topik: stres; gejala somatik; mahasiswa yang bekerja paruh waktu
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Mahasiswa yang bekerja paruh waktu menghadapi tuntutan ganda dari akademik dan pekerjaan, yang dapat meningkatkan risiko stres dan keluhan fisik. Stres yang tidak terkelola berpotensi menimbulkan respons fisiologis berulang, sehingga memunculkan gejala somatik seperti nyeri otot, gangguan tidur, dan sakit kepala. Mahasiswa sering kali tidak menyadari bahwa keluhan fisik tersebut dapat berasal dari tekanan psikologis. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan intensitas gejala somatik pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring dan melibatkan 311 mahasiswa yang bekerja paruh waktu dengan teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Patient Health Questionnaire-15 (PHQ-15) untuk mengukur intensitas gejala somatik. Analisis utama menggunakan Spearman’s Correlation, serta analisis tambahan menggunakan Mann-Whitney U-test dan Kruskal-Wallis H-test.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tingkat stres dengan gejala somatik pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Semakin tinggi tingkat stres yang dialami, semakin berat pula intensitas keparahan gejala somatik yang muncul. Analisis tambahan juga menemukan bahwa perempuan memiliki gejala somatik lebih tinggi, mahasiswa yang baru bekerja 3-6 bulan menunjukkan stres dan gejala somatik lebih tinggi, serta bidang pekerjaan jasa memiliki rata-rata gejala somatik tertinggi. Berdasarkan temuan ini, mahasiswa yang bekerja paruh waktu disarankan untuk lebih mengenali hubungan antara stres dan keluhan fisik agar dapat mengembangkan strategi pengelolaan stres yang lebih adaptif.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.109375 second(s)