Anda belum login :: 28 Jan 2026 06:07 WIB
Detail
BukuGAMBARAN ASPEK-ASPEK KETERLIBATAN AYAH ETNIS BALI DALAM PENGASUHAN ANAK LAKI-LAKI USIA EMERGING ADULTHOOD BERDASARKAN SUDUT PANDANG ANAK
Bibliografi
Author: Respani, Ni Nyoman Ayu ; Lentari, Fransisca Rosa Mira (Advisor)
Topik: anak laki-laki; emerging adulthood; etnis Bali; keterlibatan ayah
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Kedekatan orang tua terutama ayah pada anak laki-lakinya menjadi penting sebab ayah yang akan memberikan gambaran kehidupan berkeluarga pada anak laki-lakinya. Dalam konteks budaya Bali, anak laki-laki juga turut berperan dalam melanjutkan garis keturunan dan budaya adat yang ada di masyarakat. Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini ingin melihat lebih jauh keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan memposisikan latar etnis sebagai faktor yang turut membentuk dinamika yang ada. Fokus penelitian diarahkan pada keterlibatan ayah etnis Bali dalam pengasuhan anak laki-laki pada fase emerging adulthood (18-25 tahun).

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara semi terstruktur sebagai metode pengumpulan data yang melibatkan tiga orang anak laki-laki berusia 18 - 25 tahun. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi secara mendalam pertanyaan mengenai bagaimana suatu pengalaman berlangsung serta pemaknaan yang muncul, untuk kemudian mengidentifikasi pola-pola yang ada dari fenomena tersebut.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah etnis Bali dalam pengasuhan anak laki-laki pada tahap emerging adulthood muncul dalam kelima aspek dengan bentuk yang bervariasi sesuai dengan nilai-nilai keluarga serta faktor sosial dan ekonomi ayah. Analisis data menghasilkan beberapa tema utama seperti penekanan dari ayah terhadap kedisiplinan berbasis adat dan keterlibatan emosional ayah yang lebih banyak diekspresikan melalui tindakan. Melalui interaksi sehari-hari, ayah berperan dalam menyalurkan nilai-nilai budaya Bali yang berakar pada ajaran Hindu, sekaligus mendorong anak untuk terlibat dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan adat di lingkungan masyarakat (seperti menyama braya dan mebat). Keterlibatan ini berlandaskan pandangan budaya setempat mengenai peran laki-laki untuk bersiap menjadi seorang kepala keluarga.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.09375 second(s)