| Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Career Decision-Making Anxiety (CDMA) pada siswa SMA Vickery Christian Academy serta memahami persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua dalam menghadapi kecemasan pengambilan keputusan karier. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan thematic analysis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan dan dianalisis menggunakan teknik coding induktif dan deduktif untuk mengidentifikasi tema-tema terkait pengalaman kecemasan karier dan bentuk dukungan sosial orang tua yang dipersepsikan oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman CDMA dipahami oleh partisipan sebagai kondisi psikologis yang muncul dalam konteks ketidakpastian masa depan, keraguan terhadap kemampuan diri, tuntutan akademik, tanggung jawab keluarga, serta kekhawatiran terhadap perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi. Partisipan juga mengungkapkan bahwa dukungan sosial orang tua yang bersifat seimbang—meliputi dukungan emosional, informasional, dan instrumental—memberikan rasa aman, kejelasan, serta dorongan dalam mempertimbangkan pilihan karier. Dukungan tersebut dipersepsikan membantu partisipan dalam merefleksikan minat, potensi diri, dan alternatif karier yang tersedia, tanpa meniadakan peran otonomi individu. Penelitian ini menggambarkan bahwa pengalaman CDMA pada remaja tidak berdiri secara terpisah, melainkan hadir dalam keterkaitan antara faktor internal individu dan konteks dukungan sosial orang tua. Temuan ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi remaja secara emosional dan informasional selama proses pengambilan keputusan karier. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya pendampingan karier yang lebih sensitif terhadap pengalaman subjektif remaja, baik dalam konteks keluarga maupun lingkungan pendidikan. |