Fenomena sandwich generation semakin banyak dialami masyarakat Indonesia, khususnya individu dewasa yang menanggung kebutuhan orang tua dan anak sekaligus. Hingga kini belum tersedia alat ukur self-compassion yang dirancang khusus untuk konteks tersebut. Penelitian ini bertujuan menyusun serta menguji kualitas psikometrik Skala Welas Diri – Sandwich Generation Indonesia (SWD-SGI) dan menilai apakah alat ini valid, reliabel, dan memiliki dasar standarisasi yang memadai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan dua tahap pengambilan data, masing-masing melibatkan 119 partisipan (total 238). Pengembangan skala mencakup penyusunan item pool, validitas isi melalui expert judgement, uji keterbacaan, analisis item dengan Corrected Item-Total Correlation, serta pengujian validitas, reliabilitas, dan standarisasi. Dari 49 item awal, tersisa 30 item dengan CITC terbaik. SWD-SGI menunjukkan validitas konvergen yang baik (r = 0.614, p < .001), namun hanya 2 dari enam dimensi yang memenuhi reliabilitas. Norma within-group dengan teknik standarisasi Z-score, T Score, dan Standard Score disusun sebagai acuan interpretasi awal bagi populasi sandwich generation di Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak partisipan, menambahkan data terkait beban tanggungan, serta melakukan CFA untuk memvalidasi struktur faktor. Peneliti juga dapat mengeksplorasi pengaruh budaya dan perbedaan demografis, serta memperluas kriteria partisipan ke bentuk tanggungan horizontal agar gambaran dinamika beban keluarga dan kaitannya dengan self-compassion lebih komprehensif. |