Anda belum login :: 23 Jan 2026 16:25 WIB
Home
|
Logon
Hidden
»
Administration
»
Collection Detail
Detail
WELL-BEING PADA MAHASISWA PERANTAU: STUDI PADA MAHASISWA FP UAJ
Bibliografi
Author:
Pasmeputra, Kathvyn Kalvario
;
Suryani, Angela Oktavia
(Advisor)
Topik:
Well-Being
;
Mahasiswa Rantau
;
PERMA
;
Mixed Methods
Bahasa:
(ID )
Penerbit:
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Tempat Terbit:
Jakarta
Tahun Terbit:
2026
Jenis:
Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext:
202207000220, KATHVYN KALVARIO PASMEPUTRA, Dr. Angela Oktavia Suryani, M.Si., WELL-BEING PADA MAHASISWA PERANTAU, Kamis 5 Febuari 2026 .pdf
(1.22MB;
1 download
)
202207000220_Kathvyn Kalvario Pasmeputra_Lembar Administrasi.pdf
(801.4KB;
0 download
)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat dan dinamika Well-Being pada mahasiswa perantau di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Sequential Explanatory, Peneliti meneliti 50 partisipan dengan metode Sensus dan meminta mereka mengisi PERMA-Profiler, Selanjutnya peneliti melakukan wawancara semi-structure terhadap 6 partisipan yang dipilih berdasarkan tingkat Well-Being tinggi dan rendah
dengan analisis tematik. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa secara umum tingkat WellBeing mahasiswa rantau FPUAJ berada pada kategori baik di seluruh dimensi PERMA (Positive Emotions M=21.82, Engagement M=22.62, Relationship M=22.58, Meaning M=21.72, Accomplishment M=22.70). Faktor-faktor yang mendorong keputusan merantau meliputi kualitas pendidikan yang lebih baik, pengembangan kemandirian, pencarian pengalaman baru, dukungan keluarga, dan kesuksesan karir masa depan. Dampak merantau terhadap well-being mengikuti aspek kesehatan mental yang mengikuti pola U-Curve Model (fase honeymoon, crisis, adaptation, dan mastery), penurunan kesehatan fisik akibat pola hidup kurang teratur, serta perubahan dalam
kehidupan sosial yang ditandai dengan kesepian di tahap awal lalu berkembang menjadi relasi yang positif seiring waktu. Mahasiswa dengan well-being tinggi menunjukkan kemampuan adaptasi yang
baik, memiliki dukungan sosial yang kuat, menemukan makna dalam pengalaman merantau, dan resiliensi dalam menghadapi tantangan. Penelitian ini memberikan pemahaman menyeluruh tentang pengalaman mahasiswa rantau dan dapat menjadi dasar pengembangan program pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa perantau.
Opini Anda
Klik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!
Lihat Sejarah Pengadaan
Konversi Metadata
Kembali
Process time: 0.09375 second(s)