Anda belum login :: 01 Feb 2026 10:31 WIB
Detail
BukuPENYUSUNAN ALAT UKUR SUBJECTIVE WELL-BEING PADA DEWASA AWAL YANG MEMILIH CHILDFREE
Bibliografi
Author: Sugito, Regina ; Ferdian, Flaviana Rinta (Advisor)
Topik: subjective well-being; childfree; validitas; reliabilitas; psikometri
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Fenomena childfree semakin banyak muncul dalam diskursus sosial di Indonesia, namun penelitian mengenai subjective well-being pada kelompok ini masih terbatas. Belum tersedia alat ukur yang dirancang khusus untuk menilai kesejahteraan subjektif individu yang memilih childfree, sehingga diperlukan instrumen yang relevan dan terstandar. Penelitian ini bertujuan menyusun dan menguji kualitas psikometris Subjective Well-Being Childfree (SWB-CF) berdasarkan tiga dimensi subjective well-being menurut Diener, yakni afeksi positif, afeksi negatif, dan kepuasan hidup.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan alat ukur dengan pendekatan kuantitatif non-eksperimental. Partisipan penelitian adalah individu dewasa muda yang memilih childfree, yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan secara daring dalam dua tahap, yaitu tahap pertama untuk keperluan analisis item, serta tahap kedua untuk pengujian validitas, reliabilitas, dan penyusunan norma. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang memuat item SWB-CF serta alat ukur pembanding.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur Subjective Well-Being Childfree (SWB-CF) memiliki kualitas psikometrik yang baik. Item-item yang disusun menunjukkan daya analisis item yang sangat baik, konsistensi internal yang baik, serta validitas yang sesuai dengan konstruk subjective well-being. Selain itu, SWB-CF telah dilengkapi dengan norma dan standar interpretasi dalam lima kategori, sehingga memungkinkan penggunaan alat ukur secara lebih sistematis. Namun, interpretasi hasil pengukuran perlu dilakukan secara hati-hati karena penelitian ini menggabungkan individu childfree yang telah menikah dan yang masih berstatus single, yang memiliki konteks kehidupan serta tekanan sosial yang berbeda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan pemisahan kelompok berdasarkan status relasi guna memperkuat akurasi interpretasi dan generalisasi hasil.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.09375 second(s)