Dalam menampilkan sebuah pertunjukkan seni musik, seorang penampil ingin menampilkan pertunjukkan yang terbaik bagi penontonnya. Begitu juga dengan penyanyi paduan suara. Paduan suara dapat tampil dalam bermacam-macam kegiatan, seperti dalam kebaktian dalam gereja, konser, maupun lomba dalam skala regional sampai internasional. Dalam persiapan maupun penampilan, penyanyi paduan suara dapat mengalami kecemasan ketika tampil atau disebut music performance anxiety. MPA merupakan subtipe dari social anxiety, yang keduanya disebabkan karena takut akan tampil di depan publik. Dalam beberapa penelitian social anxiety berhubungan negatif dengan hardiness. Namun, dalam penelitian yang lain social anxiety tidak berhubungan dengan hardiness. Hardiness adalah kepribadian yang memiliki fungsi sebagai daya tahan seseorang dalam menghadapi sebuah masalah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan music performance anxiety dan hardiness pada penyanyi paduan suara.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode korelasional. Music performance anxiety akan diukur menggunakan alat ukur KMPAI-R dan hardiness akan diukur menggunakan alat ukur hardiness untuk individu dewasa awal dari Christianto. Terdapat sebanyak 139 partisipan yang merupakan penyanyi paduan suara yang terdiri dari 100 partisipan perempuan dan 39 partisipan laki-laki.
Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara music performance anxiety dengan hardines pada penyanyi paduan suara. Dilakukan juga uji beda music performance anxiety dan hardiness berdasarkan usia, jenis kelamin, dan banyak jenis paduan suara yang diikuti penyanyi. Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada music performance anxiety berdasarkan usia. Melalui hasil temuan pada penelitian ini, diharapkan penyanyi paduan suara dapat lebih sadar akan music performance anxiety dan pentingnya menanggulangi hal tersebut salah satunya dengan meningkatkan kesadaran dan pentingnya hardiness. |