Anda belum login :: 23 Jan 2026 00:25 WIB
Detail
BukuMAKNA CITRA TUBUH PADA LAKI-LAKI EMERGING ADULTHOOD YANG AKTIF DI GYM BERDASARKAN PERSPEKTIF FENOMENOLOGI
Bibliografi
Author: Widjaya, Marsella Giovani ; Rossalia, Nanda (Advisor)
Topik: Citra Tubuh; Laki-Laki; Emerging Adulthood; Gym; Fenomenologi
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Popularitas gym di kalangan laki-laki emerging adulthood memperkuat tubuh sebagai simbol identitas dan maskulinitas, sementara paparan standar tubuh berotot dari media sosial mendorong pengejaran citra tubuh ideal yang berpotensi memunculkan ketidakpuasan, kecemasan, hingga perilaku ekstrem. Meski isu ini semakin menonjol, kajian citra tubuh pada laki-laki masih terbatas karena penelitian cenderung berfokus pada perempuan, padahal laki-laki memiliki pengalaman dan tuntutan sosial yang berbeda dalam konteks gym. Berdasarkan kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna citra tubuh pada laki-laki emerging adulthood yang aktif berlatih di gym melalui lima dimensi citra tubuh, yaitu appearance evaluation, appearance orientation, overweight preoccupation, self-classified weight, dan body areas satisfaction.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggali makna citra tubuh pada laki-laki emerging adulthood yang aktif berlatih di gym. Partisipan dipilih secara purposive, terdiri dari lima laki-laki berusia 18–25 tahun berdomisili di Jabodetabek dengan frekuensi latihan minimal tiga kali per minggu selama tiga bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan memaknai citra tubuh secara adaptif, di mana aktivitas gym dipahami tidak hanya sebagai upaya membentuk tubuh, tetapi juga sebagai sarana mengembangkan kontrol diri, kepercayaan diri, dan kedisiplinan. Pemaknaan adaptif ini tercermin dari kemampuan partisipan menilai tubuh secara lebih realistis, menerima progres fisik, serta menjadikan latihan sebagai bagian dari proses pengembangan diri yang berkelanjutan. Kelima dimensi citra tubuh saling melengkapi dan membentuk persepsi tubuh yang kontekstual. Secara metodologis, wawancara mendalam dengan keterlibatan peneliti yang berkelanjutan dan verifikasi data meningkatkan ketepatan temuan, meskipun potensi bias sosial tetap menjadi batasan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi individu, praktisi psikologi, dan pengelola gym dalam mendorong pembentukan citra tubuh yang adaptif, regulasi diri yang sehat, serta lingkungan latihan yang suportif bagi laki-laki.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.109375 second(s)