Anda belum login :: 21 Jan 2026 13:23 WIB
Detail
BukuGambaran Self Disclosure pada Mahasiswa Merantau di Unika Atma Jaya
Bibliografi
Author: Citrawati, Alya ; Wulandari, Maria Theresia Asti (Advisor)
Topik: self disclosure; mahasiswa merantau; strategi penyesuaian diri
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Mahasiswa merantau dihadapkan pada berbagai tantangan adaptasi, seperti kesepian, perbedaan budaya, kesulitan membangun relasi baru, serta tuntutan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut dapat mengganggu kesejahteraan emosional dan meningkatkan tekanan psikologis, terutama ketika mahasiswa belum mampu membangun dukungan sosial yang memadai. Dalam situasi ini, self disclosure digunakan sebagai strategi penyesuaian diri pada mahasiswa merantau Unika Atma Jaya di lingkungan baru yang membantu individu menjalin kedekatan, mengekspresikan perasaan, dan memperoleh dukungan emosional yang dibutuhkan. Self disclosure mencakup lima aspek utama ketetapan, motivasi, waktu, keintensifan, serta kedalaman dan keluasan (Altman & Taylor, 1973) yang membentuk bagaimana mahasiswa merantau membuka diri dalam proses penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran self disclosure pada mahasiswa merantau di Unika Atma Jaya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam mahasiswa merantau di Unika Atma Jaya berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan metode purposive sampling, disertai screening adaptasi menggunakan SACQ. Analisis data menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan makna yang berkaitan dengan keterbukaan diri dalam konteks perantauan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa self disclosure berkembang dimulai dari percakapan ringan sebelum meningkat menjadi pembahasan yang lebih mendalam seiring terbentuknya rasa percaya. Keterbukaan diri dipengaruhi oleh kondisi emosional, pengalaman masa lalu, karakteristik pribadi, kualitas hubungan interpersonal, serta kebutuhan adaptasi. Self disclosure berfungsi sebagai strategi adaptif yang membantu mahasiswa merantau membangun dukungan sosial, mengurangi kesepian, serta menghadapi tantangan akademik, sosial, dan emosional di lingkungan baru. Penelitian ini menegaskan bahwa keterbukaan diri bukan sekadar tindakan berbagi informasi pribadi, tetapi proses relasional yang penting dalam mendukung keberhasilan adaptasi mahasiswa merantau.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.1875 second(s)