Anda belum login :: 21 Jan 2026 14:20 WIB
Detail
BukuHUBUNGAN ENVIRONMENTAL CONSCIOUSNESS DENGAN INTENSI PENGGUNAAN STAINLESS STRAW PADA GENERASI Z DI JABODETABEK
Bibliografi
Author: Winata, Gabrielle Nathania ; Adishesa, Made Syanesti (Advisor)
Topik: environmental consciousness; intensi; sedotan stainless; Generasi Z; perilaku pro-lingkungan.
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Permasalahan lingkungan global, termasuk tingginya konsumsi plastik sekali pakai, mendorong munculnya kebutuhan penggunaan produk ramah lingkungan seperti sedotan stainless steel. Generasi Z dianggap memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi serta potensi kuat dalam mengadopsi perilaku konsumsi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara environmental consciousness dengan intensi penggunaan sedotan stainless pada Generasi Z di wilayah JABODETABEK. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 143 individu Generasi Z yang diperoleh melalui metode convenience sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala Environmental Consciousness (EC) yang telah diadaptasi serta skala Intensi menggunakan sedotan stainless. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat environmental consciousness partisipan berada pada kategori tinggi, sementara intensi penggunaan sedotan stainless berada pada kategori sedang. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara environmental consciousness dengan intensi penggunaan sedotan stainless (? = 0.438; p < .001). Artinya, semakin tinggi kesadaran lingkungan individu, semakin tinggi pula intensinya untuk menggunakan produk ramah lingkungan. Temuan tersebut menegaskan bahwa kesadaran lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan niat berperilaku pro-lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi edukatif, kampanye keberlanjutan, serta kebijakan pengurangan plastik sekali pakai pada kelompok usia muda di wilayah perkotaan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.109375 second(s)