Anda belum login :: 24 Jan 2026 22:15 WIB
Detail
BukuFENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DI MEDIA SOSIAL: DAMPAK DAN CARA MENGELOLANYA PADA GENERASI Z
Bibliografi
Author: Anamerta, Shelyn ; Adishesa, Made Syanesti (Advisor)
Topik: FOMO; media sosial; gen z; dampak; strategi
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Generasi Z merupakan pengguna media sosial terbesar di Indonesia dan tumbuh dalam arus informasi digital yang cepat, sehingga mereka lebih rentan mengalami Fear of Missing Out (FOMO). Meskipun penelitian mengenai FOMO telah banyak dilakukan sebelumnya, konteks sosial yang lebih baru khususnya paparan konten yang berlangsung terus-menerus dan ritme tren yang semakin cepat belum banyak dikaji secara spesifik di Indonesia. Kondisi ini membuat pengalaman FOMO pada Generasi Z memiliki dinamika yang berbeda dan masih belum dipahami secara mendalam dalam konteks sosial budaya Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Generasi Z mengalami FOMO dalam kehidupan sehari-hari serta memahami strategi yang mereka gunakan untuk mengelola fenomena tersebut.

Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam pengalaman Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur pada empat partisipan yang dipilih menggunakan purposive–homogeneous sampling, yaitu individu berusia 18–30 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan pernah mengalami kecemasan atau rasa takut tertinggal terhadap tren atau informasi daring. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan pola pengalaman FOMO serta strategi pengelolaannya dari perspektif partisipan. Pendekatan ini dipilih untuk menggali makna pengalaman secara kontekstual, dan mendalam sesuai tujuan penelitian kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman FOMO pada Generasi Z terbagi ke dalam tiga tema utama, yaitu penggunaan media sosial, pengalaman FOMO (pemicu dan dampak), serta strategi pengelolaannya. Seluruh partisipan mengalami FOMO yang berkaitan dengan penggunaan TikTok dan Instagram yang intens, memunculkan kecemasan, overthinking, distraksi, tekanan sosial, hingga dampak finansial. Temuan lain menunjukkan bahwa profesi seperti content creator, yang memperoleh economic benefit dari tayangan, promosi produk, dan gaya hidup yang ditampilkan, turut memperkuat perasaan FOMO. Representasi kehidupan yang menarik serta dorongan konsumsi yang mereka bangun membuat Gen Z lebih rentan melakukan pembelian mengikuti tren. Pemicu FOMO terutama meliputi tren viral, konten influencer, serta dinamika pergaulan. Untuk mengelola FOMO, partisipan menerapkan berbagai strategi seperti menunda keputusan, berpikir kritis, mindfulness, membatasi belanja, mengatur waktu bermedia sosial, serta mencari aktivitas alternatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menggambarkan bagaimana Gen Z mengalami dan mengelola FOMO dalam kehidupan digital mereka.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.453125 second(s)