Anda belum login :: 31 Jan 2026 20:03 WIB
Detail
BukuMASALAH KESEHATAN RONGGA MULUT DAN FAKTOR TERKAIT PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN KODI UTARA, SUMBA BARAT DAYA, NTT
Bibliografi
Author: Lesmana, Patricia Agatha ; Kaisar, Maria Mardalena Martini (Advisor); Sahusilawane, Isadora Gracia (Advisor)
Topik: kesehatan gigi; rongga mulut; perilaku menyikat gigi; pedesaan; kesehatan anak
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Sarjana Kedokteran - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2025    
Jenis: Theses - Karya Tulis Ilmiah Kedokteran (KTI-FK) - Registration of Karya Tulis Ilmiah Kedokteran
Fulltext:
Abstract
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat terutama pada anak sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Masalah kesehatan rongga mulut pada anak usia sekolah dasar (SD) masih tergolong tinggi, khususnya di daerah pedesaan seperti Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT). Faktor sosial-demografis dan perilaku hidup bersih seperti kebiasaan mencuci tangan dan menyikat gigi dapat berperan dalam menentukan kondisi kesehatan gigi anak. Maka dari itu, pengkajian hubungan karakteristik demografis terhadap kebiasaan kebersihan dengan masalah kesehatan rongga mulut pada siswa SD di daerah pedesaan masih perlu dilakukan dalam rangka mencapai kesehatan anak secara keseluruhan.
Metode: Desain penelitian berupa observasional analitik dengan pendekatan potong lintang yang melibatkan siswa SD Negri Hameli, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, SBD, NTT. Data kuisioner terkait demografis (usia, jenis kelamin, pendidikan orang tua) serta perilaku kebersihan terkait kesehatan rongga mulut, dikumpulkan pada September 2023. Informasi diperoleh melalui pelaporan oleh siswa (self-reported) dalam sesi wawancara yang difasilitasi oleh enumerator. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square atau Fisher’s exact test dengan tingkat signifikansi p < 0.05.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 156 siswa SD. Mayoritas anak berusia 6–10 tahun (62,8%) dengan distribusi jenis kelamin yang seimbang. Pendidikan orang tua sebagian besar berada pada jenjang rendah. Sebagian besar anak mencuci tangan dengan sabun (65,4%) dan menyikat gigi setiap hari (59,6%), dengan 63,5% menyikat gigi dua kali sehari. Masalah gigi merupakan keluhan yang paling sering (40,7%). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara demografi atau kebiasaan hidup bersih dengan masalah kesehatan rongga mulut secara keseluruhan. Jenis kelamin berhubungan dengan masalah gigi dan kombinasi, di mana anak laki-laki lebih jarang mengalami keluhan. Masalah gingiva berhubungan dengan pendidikan ibu, kebiasaan mencuci tangan, dan frekuensi menyikat gigi. Anak perempuan menunjukkan kebiasaan menyikat gigi yang lebih baik dibandingkan anak laki-laki.
Kesimpulan: Masalah gigi merupakan keluhan yang paling banyak dilaporkan. Meskipun faktor demografi dan kebiasaan hidup bersih tidak berhubungan dengan kesehatan rongga mulut secara umum, masalah gingiva dipengaruhi oleh pendidikan ibu dan kebiasaan menyikat gigi. Pendidikan orang tua dan penguatan praktik menyikat gigi yang benar menjadi fokus penting dalam meningkatkan kesehatan rongga mulut anak usia sekolah
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.125 second(s)