| Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Electronic Word-of-Mouth (eWOM) terhadap Kepercayaan Merek (Brand Trust) pada pengguna layanan financial technology (fintech), khususnya aplikasi pinjaman online AdaKami di Jakarta. Variabel eWOM mengacu pada teori Ismagilova et al. (2017) yang terdiri atas lima indikator, yaitu konten (content), konsistensi rekomendasi (recommendation consistency), peringkat (rating), kualitas (quality), dan volume. Sementara itu, variabel Brand Trust berlandaskan pada teori Lassoued dan Hobbs (2015) yang diukur melalui dua indikator, yaitu kepercayaan terhadap kualitas tinggi dan keandalan kualitas merek. Populasi penelitian ini adalah 955.400 pekerja di DKI Jakarta yang menggunakan aplikasi AdaKami, dengan 400 responden sebagai sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan antara eWOM dan Brand Trust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Trust, dengan nilai R2 = 0,975 dan p = 0,000, yang berarti 97,5% variabilitas Brand Trust dijelaskan oleh eWOM. Rekomendasi penelitian ini adalah agar perusahaan fintech meningkatkan kualitas, konsistensi, dan kredibilitas ulasan daring untuk memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merek. |