| Penjadwalan sidang skripsi merupakan proses kompleks yang harus memperhitungkan berbagai batasan, seperti ketersediaan dosen pembimbing dan penguji, ruang sidang, serta waktu pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja tiga algoritma optimasi yaitu Genetic Algorithm (GA), Simulated Annealing (SA), dan Constraint Programming (CP) dalam menyelesaikan masalah penjadwalan sidang skripsi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Data penelitian diperoleh dari Biro Digital Teknologi dan Informasi (DTI) yang memuat jadwal sidang skripsi tahun 2024, kemudian dikonversi ke format yang sesuai dengan masing-masing algoritma dan diimplementasikan menggunakan Python. Evaluasi dilakukan berdasarkan waktu komputasi, penggunaan memori, dan akurasi solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SA unggul dari sisi kecepatan komputasi (83 detik) dan efisiensi memori, GA mampu menghasilkan akurasi tinggi namun membutuhkan waktu paling lama (685 detik), sedangkan CP memiliki validitas constraint yang tinggi namun penggunaan memori jauh lebih besar. Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan algoritma terbaik bergantung pada prioritas sistem, baik dari sisi efisiensi eksekusi maupun kepatuhan terhadap seluruh constraint yang ada. |