Pendidikan adalah salah satu hal yang penting bagi perkembangan anak. Dengan adanya pandemi COVID-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan Belajar Dari Rumah. Hal ini menyebabkan perubahan proses pembelajaran, dari pembelajaran langsung menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dapat mempengaruhi capaian akademis anak, khususnya bagi kelas 4-6 SD. Perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru bagi orangtua, karena orangtua harus meluangkan waktu ekstra untuk berinteraksi dengan anak, dengan pola pengasuhan yang berbeda-beda. Pola pengasuhan menjadi variabel penting untuk diteliti hubungannya dengan capaian akademis anak, karena diketahui merupakan faktor yang berkaitan dengan capaian akademis anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara persepsi mengenai capaian akademis anak kelas 4-6 SD dengan pola asuh orangtua pada masa PJJ. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif korelasional. Sebanyak 114 partisipan dengan karakteristik pengasuh utama yang memiliki anak pada kelas 4-6 SD, berdomisili di DKI Jakarta, dan sedang menjalani sistem PJJ telah mengisi online survey melalui google forms. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode Chi Square Test for Independence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi mengenai capaian akademis anak kelas 4-6 SD dengan pola asuh orangtua pada masa PJJ (Fisher’s Exact Test = .015, p<.05). Hal ini menandakan bahwa capaian akademis anak kelas 4-6 SD berhubungan dengan pola pengasuhan orangtua pada masa PJJ. Sehingga, orangtua diharapkan dapat menerapkan pola pengasuhan yang dapat membantu anak kelas 4-6 SD mencapai capaian akademisnya. |