Di dalam pasar modal yang efisien, harga sekuritas mencerminkan semua informasi yang di ketahui atau relevan dalam suatu pasar modal. Dengan begitu, baik orang yang mengetahui informasi atau tidak mengetahui, tidak akan memperoleh keuntungan karena semua informasi sudah direfleksikan dalam harga sekuritas dan tidak ada satupun harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Tetapi hipotesis pasar modal efisien ini terbentur dengan munculnya hasrat individu untuk memperoleh likuiditas yang dapat dianggap berubah-ubah dari hari ke hari dan dari bulan ke bulan. Jika memang berubah-ubah maka akan ada pola musiman atau di kenal sebagai Seasonality effect. Yang paling sering dibicarakan dalam Seasonality effect adalah January effect. Dummy variabel akan digunakan untuk membuktikan Seasonality Effect pada return IHSG periode 2006 – 2010. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa memang terjadi Seasonality Effect yaitu pada bulan Maret, April, July, dan September. Sedangkan January effect ternyata tidak terbukti terjadi karena koefisiennya tidak signifikan. |