Proses manufaktur atau produksi suatu benda nyata merupakan proses yang bermulai dari mudah dan sederhana, hingga sulit dan eksplisit. Salah satu metode produksi adalah pengelasan. Dalam suatu proses manufaktur, kesalahan dan ketidaksempurnaan merupakan hal yang wajar terjadi tidak terkecuali pengelasan. Penyebab ketidaksempurnaan ini beragam. Dari faktor operator manusia, kegagalan mesin atau alat, dan kesalahan parameter dalam operasi. Pada pengelasan, salah satu ketidaksempurnaan yang terjadi adalah spatter. Maka, timbul pertanyaan apakah faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya spatter? Apakah ada nilai kuantitatif yang teroptimasi untuk meminimalisir terjadinya spatter? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen untuk mencari tahu jawaban dari pertanyaan ini. Objek eksperimen adalah plat besi yang diputar dengan servo motor arduino sebagai pivot untuk mengurangi faktor manusia. Dengan mengatur jarak antara titik lasan dan pivot, tool traverse speed dapat dikontrol. Eksperimen ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada individu yang beraktifitas di bidang ini mengenai parameter pengelasan MIG Gasless atau FCAW yang mempengaruhi fenomena spatter. |